Reformasi Birokrasi Menuju World Class Bureaucracy

Oleh: Dr. I Gede Ngurah Lana Saputra, S.IP.,MAP Birokrasi merupakan instrumen utama negara dalam menjalankan roda pemerintahan, merumuskan kebijakan publik, dan menyalurkan pelayanan kepada masyarakat. Di Indonesia, sejarah birokrasi pasca-Kemerdekaan hingga era Orde Baru cenderung bercorak patrimonial, feodal, dan sentralistis. Implikasinya adalah lambatnya pengambilan keputusan, tingginya potensi praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN), serta rendahnya … Baca Selengkapnya

Mengenal Core Value ASN

BerAKHLAK merupakan akronim dari Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. Adanya Core Values ASN ini sebagai sari dari nilai-nilai dasar ASN sesuai dengan Undang-Undang No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dalam satu kesamaan persepsi yang lebih mudah dipahami dan diterapkan oleh seluruh ASN. Sedangkan #banggamelayanibangsa merupakan Employer Branding ASN jaman now yang melayani sepenuh hati. Core … Baca Selengkapnya

Mengenal Ida Dewa Agung Jambe di Hari Puputan Klungkung

Tanggal 28 April setiap tahunnya, diperingati sebagai Hari Puputan Klungkung. Adapun perang tersebut dipimpin oleh Raja Klungkung, I Dewa Agung Jambe beserta keluarga dan rakyatnya. Mereka bertempur habis-habisan atau disebut ‘puputan’, hingga Raja bersama pengikutnya gugur. Untuk menghargai jasa para Raja dan masyarakat Bali dibuatlah peringatan Hari Puputan Klungkung yang diperingati setiap tanggal 28 April. Lalu … Baca Selengkapnya

Debat Publik Kedua Cabup dan Cawabup Klungkung 2024

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Klungkung kembali menggelar debat terbuka untuk memfasilitasi kampanye Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Klungkung  Tahun 2024. Debat Publik kedua ini berlangsung di Prime Plaza Hotel Sanur Bali, Jl. Hang Tuah No 46 Sanur Kaja Denpasar Selatan, Bali Jumat (22/11). Penjabat Bupati Klungkung, yang diwakili oleh Staff Ahli Bupati Bidang … Baca Selengkapnya

The Monument of Harmony (Studi Etnografi Kerukunan Umat Muslim dan Hindu di Klungkung, Bali)

Oleh : Allan Dwi Pranata2, Made Dwi Pradnyana Putra3, Ayu Putri Kharina4 2,3Alumni Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Brawijaya 4Alumnus Program Studi Psikologi Universitas Brawijaya *Artikel ini adalah ikhtisar dari artikel asliuntuk dimuat di laman resmi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Klungkung dan telah ditetapkan sebagai “The Best Paper in the Field of Social Sciences … Baca Selengkapnya

Strategi dan Kebijakan Untuk Mewujudkan dan Memelihara Kerukunan Umat Beragama

Setiap negara di dunia memiliki keunikan tersendiri dalam membina dan memelihara kerukunan umat beragama, tak terkecuali Indonesia. Keunikan tersebut terjadi karena bermacam-macam faktor seperti sejarah, politik, sosial, budaya/etnis, geografi, demografi, pendidikan, ekonomi, serta faktor keragaman agama itu sendiri. Di Indonesia sendiri, sejak zaman pra-sejarah sudah berkembang berbagai agama dan kepercayaan, baik agama asli seperti animisme, … Baca Selengkapnya

Ikrar yang Dibacakan di Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Salah satu tradisi kenegaraan yang dilakukan sejak zaman Orba adalah upacara Hari Kesaktian Pancasila bertempat di Monumen Lubang Buaya, Jakarta Timur, setiap 1 Oktober. Upacara Hari Kesaktian Pancasila berbeda dengan upacara lainnya, karena hanya di upacara ini dilakukan pembacaan dan penandatanganan ikrar kesetiaaan kepada Pancasila atau kita sebut Ikrar. Lazimnya, Ikrar dibacakan oleh Ketua DPR, … Baca Selengkapnya

WAWASAN KEBANGSAAN UNTUK MENDUKUNG PENCEGAHAN , PEMBERANTASAN , PENYALAHGUNAAN DAN PEREDARAN GELAP NARKOTIKA (P4GN)

Wawasan kebangsaan sebuah pedoman yang masih bersifat filosofi normatif, sebagai perwujudan dan semangat kebangsaan yang melahirkan bangsa Indonesia,senantiasa dapat menyesuaikan dengan perkembangan dan berbagai bentuk implementasinya. Dengan memahami dan mempedomani wawasan kebangsaan akan menumbuhkan ajaran keayakinan dan kepercayaan dari setiap warga bangsa tentang posisi dan peran masing- masing ditengah masyarakat yang majemuk. Hal ini berarti … Baca Selengkapnya

WAWASAN KEBANGSAAN – PENGERTIAN, MAKNA, NILAI

Wawasan kebangsaan lahir ketika bangsa Indonesia berjuang membebaskan diri dari segala bentuk penjajahan, seperti penjajahan oleh Portugis, Belanda, Inggris, dan Jepang. Perjuangan bangsa Indonesia yang waktu itu masih bersifat lokal ternyata tidak membawa hasil, karena belum adanya persatuan dan kesatuan, sedangkan di sisi lain kaum colonial terus menggunakan politik “devide et impera”. Kendati demikian, catatan … Baca Selengkapnya

Peran Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Dalam Meningkatkan Daya Saing Pemuda Indonesia Pada Persaingan Global

WAWASAN KEBANGSAAN DAN BELA NEGARA Untuk menghadapi berbagai ancaman dan tantangan globalisasi, diperlukan wawasan kebangsaan dalam memperkuat semangat nasionalisme melalui pendidikan Bela Negara. Beberapa bentuk pendidikan Bela Negara di dalam kampus adalah melalui Resimen Mahasiswa, Pramuka, Pecinta Alam, dll untuk membiasakan diri belajar disiplin, kerjasama, dan tanggung jawab, serta memahami wawasan kebangsaan. Keberadaan suatu bangsa … Baca Selengkapnya